Hepatitis B dan C

Kebanyakan orang tidak menyadari telah terinfeksi virus hepatitis B atau C, mereka harus menjalani tes darah untuk mengetahuinya.
Mereka yang beresiko lebih tinggi terkena hepatitis B, antara lain:
– Berhubungan seks dengan seseorang yang terinfeksi dengan HBV
– Berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan
– Pria dan berhubungan seks dengan pria lain
– Mereka yang tinggal dirumah yang sama dengan seseorang yang memiliki infeksi HBV kronis.
– Memiliki pekerjaan yang melibatkan kontak dengan darah manusia
– Pengguna obat terlarang atau narkoba
– Penderita hemofilia
– Mereka yang sering melakukan perjalanan ke daerah-daerah terjangkitnya HBV
– Memiliki penyakit menular seksual, seperti gonore atau klamidia.

Sedangkan mereka yang beresiko tinggi terkena hepatitis C adalah :

– Pengguna narkoba intravena
– Mereka yang berhubungan seksual dengan banyak pasangan
– Mereka yang memiliki tato atau menindik tubuh dilakukan dengan alat tidak steril
– Siapapun yang pernah menerima transfusi darah atau transplantasi organ sebelum 1992 atau faktor pembekuan yang diproduksi sebelum 1987.
– Pasien hemodialisis.
– Anak-anak yang lahir dari ibu yang terinfeksi secara kronis.
– Orang dengan tingkat abnormal enzim hati dalam darah.


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati dan Menyembuhkan Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Penyebab Hepatitis and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *